Mengenal Virus Penyebab Kutil

Halo teman-teman kali ini kami akan membahas tentang penyakit Human papillomavirus (HPV) atau lebih di kenal dengan penyakit kutil. Penyakit kutil di sebabkan oleh adanya virus HPV yang terdapat pada sel-sel kulit mati kita, kalian yang mengidap penyakit ini pasti sedikit kesal dengan penyakit ini karena mengganggu penampilan kalian. Kutil seperti noda membandel pada pakaian yang sulit untuk di hilangkan. Nah dari pada kalian penasaran langsung saja simak ulasan berikut!

Penyebab Virus Kutil dan Cara Menanganinya

penyakit kutil, penyebab kutil, virus penyebab kutil, penyebab virus kutil

Berikut ini Virus penyebab kitil yang kita rangkum menjadi beberapa jenis simak penjelanya berikut :

Human pappillomavirus (HPV)

Human papillomavirus (HPV) adalah sebuah virus yang dapat menyebabkan tubuh kita di tumbuhi kutil di berbagai bagian tubuh. Virus HPV hidup pada sel-sel kulit mati dan virus ini memiliki lebih dari 100 jenis. Pada bagian tubuh seperti kaki dan tangan yang terinfeksi, terdapat kurang lebih sekitar 60 jenis HPV yang dapat menyebabkan kutil. Sedangkan pemicu munculnya kutil pada kelamin, terdapat kurang lebih sekitar 40 HPV. Tidak semua virus HPV dapat menimbulkan penyakit kanker. Namun ada dalam beberapa kasus jenis HPV yang berbahaya, misalkan seperti HPV 16 dan HPV 18, yang dapat berpotensi besar memicu penyakit kanker serviks. Menurut World Health Organisation atau WHO, memprediksi bahwa sekitar 70% kanker serviks disebabkan oleh kedua jenis HPV tersebut. Pada saat ini, terdapat dua jenis vaksin HPV yang telah di sebar di seluruh penjuru dunia, dan termasuk di Indonesia. Bivalen dan Kuadrivalen merupakan jenis vaksi yang sudah terbukti efektif dalam mencegah inveksi dari HPV, termasuk juga dalm mencegah munculnya kanker serviks. Maka dari itulah vaksinasi HPV ini sangat disarankan oleh dokter untuk kelompok wanita pada usia remaja yang terutama berusia 9-15 tahun.

Baca Juga : Tips Cara Mengobati Kutil Pada Wajah

Mengenal Penularan HPV

Untuk mencegah sebuah penyakit kalian harus mengetahui dahulu bagaimana penularan penyakit tersebut. Nah, untuk virus HPV sebagian besar penularannya terjadi akibat dari serntuhan langsung kulit ke kulit dengan pengidap HPV. Dan itu juga berlaku dengan benda-benda yang sudah terkontaminasi virus HPV. Hubungan seksual juga mendorong penularan virus HPV pada kelamin, misalkan dengan melalui kontak langsung dengan kulit kelamin, pertukaran cairan tubuh, seks oral atau anal, dan membran mukosa.

Gejala dan Jenis Kutil Akibat dari HPV

Sayangnya virus HPV cenderung tidak menimbulkan sebuah gejala sehingga sangat jarang untuk disadari oleh pengidap. Biasanya sistem kekebalan tubuh yang kita miliki akan secara otomatis memberantas infeksi virus HPV sebelum virus ini dapat menyebabkan gejala sehingga tidak perlu penanganan. Namun jika sistem kekebalan tubuh kita tidak dapat memberantasnya, efeknya infeksi HPV dengan jenis-jenis tertentu dapat menimbulkan kanker serviks. Maka wanita dianjurkan untuk selalu memerikas kesehatannya serta menjalani vaksi pencegah HPV.

Jika infeksi virus HPV sampai pada titik menimbulkan gejala, indikasi yang paling utama adalah tumbuhnya kutil. Berikut jenis kutil yang terbagi ke dalam 5 kategori, yaitu:

  • Kutil biasa yang umumnya berupa benjolan bulat yang kasar.
  • Kutil plantar atau mata ikan. Kutil ini bentuknya rata dan terdapat warna hitam ditengahnya.
  • Kutil filiform yang biasanya berupa bintil daging tumbuh dengan warna yang sama seperti kulit.
  • Kutil datar (flat wart) dengan bentuk seperti bekas cakar pada kulit. Kutil jenis ini bisa berwarna cokelat, kekuning-kuningan, atau merah muda.
  • Kutil periungual. Jenis kutil yang biasa tumbuh di kaki dan tangan ini
  • berbentuk pecah-pecah seperti kembang kol serta menebal di lempeng kuku.

Sedangkan untuk kutil kelamin umumnya dapat berbentuk berupa lesi datar serta bentolan permukaan pecah-pecah yang hampir mirip dengan kembang kol. Kutil ini akan menyebabkan rasa gatal namun jarang terasa sakit. Jika kutil yang kalian derita terasa sakit, gatal, dan mengganggu penampilan. Hubungilah dokter untun mendapatkan penanganan yang tepat.

Faktor yang Mendorong Penyebaran HPV

Berikutnya, terdapat beberapa faktor-faktor yang mendorong penyebarang virus HPV . Penyebaran infeksi HPV sangat mudah menular dan dapat terjangkit pada siapa saja. Ada faktor yang yang berpotensi meningkatkan resiko seseorang untuk terjangkit virus HPV. Berikut faktor-faktoryang mendorong meningkatnya resiko seseorang untuk terjangkit virus HPV:

  • Berbagi pemakaian barang pribadi dengan pengidap, seperti handuk, saputangan, sendok, kaus kaki, dan lain-lain.
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah, misalnya mengidap penyakit HIV/AIDS atau menjalani kemoterapi.
  • Usia. Kutil biasa umum diderita oleh anak-anak, sementara kutil plantar dan kelamin lebih sering terjadi pada remaja dan kalangan dewasa muda.
  • Sering bergonta-ganti pasangan. Berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan akan mempertinggi risiko kalian terkena virus HPV.
  • Kulit yang rusak, contohnya pada luka terbuka.
  • Tidak menjaga kebersihan, misalnya ke kamar mandi umum tanpa mengenakan alas kaki, setelah kencing tidak membasuh alat kelamin.

Proses Diagonosis Inveksi HPV

Proses diagnosis infeksi dari virus HPV yang utama adalah melalui pemeriksaan medis. Apabila ada kutil yang muncul pada bagian tubuh, maka dokter akan mengantjurkan untuk melakukan beberapa tes untuk membantu proses diagnosis. Jenis-jenis pemeriksaan yang mungkin dijalani pasien dapat berupa:

  • Tes larutan asam asetat. Kulit di bagian genital yang terinfeksi virus HPV akan berubah menjadi berwarna putih setelah diolesi larutan asam asetat sehingga akan mudah terdeteksi.
  • Pap smear dan tes DNA. Dalam tes ini, dokter akan mengambil sampel sel-sel dari serviks dan vagina untuk diperiksa di laboratorium. Tes Pap smear juga dapat digunakan untuk mendeteksi keabnormalan sel serviks yang dapat berubah menjadi kanker serviks.

Baca juga : Cara Menghilangkan Kutil Secara Alami

Metode Pengobatan untuk HPV

Setelah diagnosis menyatakan positif mengidap. Maka terdapat 2 metode medis yang dapat kalian pilih. Dengan penanganan obat atua operasi. Penanganan melalui obat-obatan pada umumnya menggunakan obat oles dan membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk menghilangkan penyakit kutil. Berikut beberapa contoh obat oles yang dapat mengatasi kutil adalah :

Asam salisilat yang dapat berfungsi mengikis lapisan kutil secara bertahap.

  • Asam trikloroasetat yang dapat membakar protein dalam sel-sel kutil.
  • Imiquimod yang bekerja dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap virus HPV.
  • Podofilox yang bekerja dengan cara menghancurkan jaringan pada kutil yang tumbuh di kelamin.

Selain obat oles, kutil juga dapat diatasi dengan langkah di meja operasi seperti cryotherapy, bedah listrik, bedah laser, dan operasi pengangkatan. Beberapa jenis virus HPV bahkan dapat menimbulkan perubahan yang tidak biasa pada sel-sel serviks. Perubahan yang tidak segera terdeteksi dan ditangani dapat berkembang menjadi sebuah kanker serviks. Meski kasus ini jarang, perubahan abnormal pada sel-sel penis serta pada anus juga termasuk sebuah komplikasi yang dapat menimbulkan infeksi HPV.

Langkah Pencegahan Infeksi HPV

Kutil memang juga bisa hilang tanpa penanganan lebih lanjut, tapi bukan berarti virus HPV juga ikut lenyap. Virus ini akan tetap bersembunyi dalam tubuh pengidap dan dapat menularkannya kepada orang lain. Langkah utama pencegahan infeksi HPV adalah vaksinasi. Vaksin ini umumnya dianjurkan bagi remaja perempuan dan dapat diberikan sejak usia 10 tahun hingga 26 tahun. Di samping melakukan vaksinasi, terdapat beberapa langkah pencegahan yang mungkin berguna. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:

  • Hindari menyentuh kutil secara langsung. Segera mencuci tangan dengan sabun apabila tidak sengaja menyentuh kutil.
  • Gunakan kondom tiap kali berhubungan seks. Meski tidak sepenuhnya efektif, langkah ini dapat mengurangi risiko penularan.
  • Menjaga kebersihan, misalnya mengenakan alas kaki di tempat umum yang lembap (seperti tepi kolam renang) dan memakai kaus kaki yang bersih.
  • Hindari berbagi pemakaian barang pribadi, seperti pisau cukur atau gunting kuku.

dan itulah beberapa virus penyebab munculnya kutil dan cara mengatasinya.

You May Also Like

About the Author: akuinginsehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *