Manfaat Jahe Sebagai Obat Alami

Jahe adalah bahan populer dalam dunia memasak, dan terutama dalam masakan Asia dan India. Jahe telah digunakan selama ribuan tahun untuk tujuan pengobatan. Manfaat dari jahe bagi kesehatan seperti menghilangkan mual, kehilangan nafsu makan, mabuk perjalanan, dan demam. Akar atau batang bawah tanah (rimpang) dari tanaman jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk segar, bubuk, dikeringkan sebagai bumbu, dalam bentuk minyak, atau sebagai minuman. Jahe adalah bagian dari keluarga Zingiberaceae, sama seperti kapulaga dan kunyit. Jahe umumnya diproduksi di India, Jamaika, Fiji, Indonesia dan Australia. Jahe juga tersedia segar dan kering, sebagai ekstrak jahe, minyak jahe, kapsul, dan tablet hisap. Makanan yang berbahan jahe sering kita temui seperti roti jahe, kue kering, minuman jahe, dan lain-lain

Beberapa Manfaat Alami Jahe Sebagai Obat

1. Manfaat Dari Jahe

Jahe merupakan bumbu dan rempah-rempah yang menawarkan manfaat kesehatan tambahan. Analisis ilmiah menunjukkan bahwa Jahe mengandung ratusan senyawa dan metabolit, beberapa di antaranya dapat berkontribusi bagi kesehatan dan penyembuhan. Dari jumlah tersebut, berikut manfaat dari mengkonsumsi jahe :

A. Bermanfaat Bagi Pencernaan

Senyawa fenolik dalam jahe dikenal untuk membantu meringankan iritasi gastrointestinal (GI), merangsang produksi air liur dan empedu, dan menekan kontraksi lambung saat makanan dan yang cairan bergerak melalui usus. Pada saat yang sama, jahe juga memiliki efek menguntungkan pada enzim trypsin dan lipase pankreas, dan untuk meningkatkan motilitas melalui saluran pencernaan. Ini menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mencegah kanker usus besar dan sembelit.

B. Mengatasi Mual

Kalian dapat Mengunyah jahe mentah atau minum teh jahe yang merupakan obat rumahan umum untuk mual. Mengkonsumsi jahe untuk mabuk saat perjalanan tampaknya mengurangi rasa mual, namun tidak mencegah muntah. Jahe aman digunakan selama kehamilan, untuk meredakan mual. Jahe yang cocok untuk mengatasi mual biasanya tersedia dalam bentuk tablet atau permen jahe.

C. Menghilangkan Flu dan Kedinginan

Saat cuaca dingin, minum teh jahe adalah cara yang baik untuk tetap hangat. Jahe yang merupakan diaphoretic, yang berarti membuat tubuh berkeringat, dan bekerja untuk menghangatkan tubuh dari dalam. Cara untuk membuat teh jahe di rumah, potong 20 hingga 40 gram jahe segar dan rendam dalam secangkir air panas. Menambahkan irisan lemon atau setetes madu menambah rasa dan manfaat tambahan, termasuk vitamin C dan sifat antibakteri. Ini membuat obat alami yang menenangkan untuk pilek atau flu.

Baca Juga : Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Yang Belum Kalian Ketahui

D. Pengurangan Rasa Sakit

Sebuah studi yang melibatkan 74 sukarelawan yang dilakukan di University of Georgia menemukan bahwa mengkonsumsi jahe setiap hari mengurangi nyeri otot akibat olahraga sebesar 25 persen. Jahe juga telah terbukti dapat mengurangi gejala dismenore, rasa sakit yang dialami oleh beberapa wanita selama siklus menstruasi.

E. Mengatasi Peradangan

Jahe telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi peradangan dan mengobati peradangan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Prevention Research melaporkan bahwa suplemen jahe, yang tersedia untuk dibeli secara online, mengurangi risiko kanker kolorektal yang berkembang di usus. Jahe juga telah terbukti cukup manjur dan aman untuk mengobati peradangan yang terkait dengan osteoarthritis.

F. Kesehatan Kardiovaskular

Kegunaan lain dari jahe termasuk mengurangi kolesterol, menurunkan risiko pembekuan darah, dan membantu menjaga kadar gula darah yang sehat. Diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi jika terbukti, jahe bisa menjadi bagian dari pengobatan penyakit jantung dan diabetes.

Nutrisi Yang terkandung dalam jahe Alami

Jahe menyediakan berbagai vitamin dan mineral Berikut nutrisi yang terdapat pada jahe, Dalam 100 gram (g) akar jahe segar, ada:

  • 79 kalori
  • 17,86 g karbohidrat
  • 3,6 g serat makanan
  • 3,57 g protein
  • 0 g gula
  • 14 mg natrium
  • 1,15 g besi
  • 7,7 mg vitamin C
  • 33 mg kalium

Nutrisi lain yang ditemukan dalam jahe sebagai berikut:

  • Vitamin B6
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Zinc
  • Folat
  • Riboflavin
  • Niasin

Jahe segar atau kering juga dapat digunakan untuk membumbui makanan dan minuman tanpa menambahkan garam atau gula. Karena sering dikonsumsi dalam jumlah kecil seperti, jahe tidak menambah jumlah kalori, karbohidrat, protein, atau serat yang signifikan.

Baca Juga : Ini Dia Tes Kesehatan Yang Harus Kalian Lakukan Sebelum Menikah

Dan Beberapa Kekurangan yang terdapat di Jahe Alami

Amerika Serikat (AS) Food and Drug Administration (FDA) menganggap jahe sebagai zat tambahan makanan yang secara umum diakui aman. Jahe alami akan menyebabkan sedikit atau bahkan tidak ada efek samping yang diketahui kebanyakan orang. Namun, pada beberapa orang, asupan yang tinggi dapat memperburuk gejala refluks asam, iritasi mulut, dan menyebabkan diare. Efektivitas dan efek samping dari suplemen jahe akan bervariasi berdasarkan merek dan formulasi, tetapi orang-orang disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 4 g jahe kering sehari, atau 1 g selama kehamilan, termasuk yang sudah berbentuk masakan. Para ilmuwan mendesak agar berhati-hati ketika menggunakan suplemen jahe. Seseorang yang sedang hamil, yang memiliki batu empedu, diabetes, atau kelainan pembekuan darah harus berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi jahe. Suplemen jahe tidak boleh digunakan dengan aspirin atau obat pengencer darah lainnya.

Para ilmuwan mencatat bahwa banyak senyawa dalam jahe belum sepenuhnya diselidiki, dan tidak semua klaim jahe didukung oleh penelitian. Namun, banyak dari mereka yang telah diteliti tampak menjanjikan untuk tujuan pengobatan. Semuanya kembali kepada kita, sesuatu akan memberikan manfaat jika kita mengkonsumsinya secara berlebihan.

Dan itulah beberapa mafaat dan kekurang yang terdapat dalam jahe alami.

You May Also Like

About the Author: akuinginsehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *